Selasa, 07 September 2010

Uji Coba: Persija vs Semen Padang 1-1

Posted On 21.17 by sayah 0 komentar


Persija Jakarta berbagi angka 1-1 dengan Semen Padang, dalam laga uji coba, di Stadion Utama Bung Karno, Selasa (7/9). Gol Macan Kemayoran diciptakan bek gaek, Ismed Sofyan pada menit 25. Sedangkan Semen Padang mampu membalasnya melalui aksi David Pagbe pada menit 70.

Merespon pertandingan itu, Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan mengatakan, meski ada beberapa hal positif yang dapat diambil, namun permainan skuadnya masih monoton. Aliran bola antarpemain belum memuaskan. Anak buahnya terlalu lama memainkan bola.

Sebaliknya, Pelatih Semen Padang, Nil Maizar mengaku puas dengan penampilan para pemainnya. Ia mengatakan dua uji coba (Persija Jakarta dan Persita Tangerang-Red) yang dilakukan timnya menunjukan hasil yang cukup baik.

Lebih lanjut Nil mengungkapkan, ajang uji coba ini sangat bermanfaat buat menyeleksi pemain. Khususnya, menetapkan 11 pilar utama dalam skuadnya musim depan.

Dalam laga itu, pada babak pertama Rahmad menurunkan Striker Aliyudin sebagai ujung tombak. Di lini diperkuat, Muhammad Ilham, Oliver Macort, Samsul Haerudin, Oktavianus dan Agus Indra. Sedangkan barisan pertahanan diisi, Ismed Sofyan, Amrizal, Ngurah Agung Nanad dan Amarzuki.

Sementara itu, tim lawan diperkuat, sejumlah pemain kenamaan seperti kiper Syamsidar, penyerang Saktiawan Sinaga, Heru Nerli, Elly Aiboy, Tommy Rifka, dan pengatur serangan asal Maroko Tarikh El Janaby.


Jauh Dari Harapan

Posted On 21.14 by sayah 0 komentar


Pelatih Timnas, Alfred Riedl mengatakan, permainan skuadnya masih jauh dari harapan. Hal itu mencuat, usai Timnas membungkam Persita Tangerang 4-1, dalam laga uji coba, di Stadion Utama, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (2/9).

“Para pemain tidak menampilkan apa yang diharapkan. Namun, saya tidak kecewa ataupun puas. Ini adalah pertandingan yang menarik dan sulit,” ujar Riedl kepada wartawan, usai pertandingan.

“Pemain timnas masih banyak melakukan kesalahan individu. Mereka juga masih menunjukan permainan lembut. Baik itu ketika berlari maupun saat menghadang lawan. Tekelnya masih lembek,” tambah pelatih asal Austria itu.

Riedl mengaku, tidak menerapkan strategi khusus pada pertandingan itu. “Ini hanya pertandingan latihan biasa. Saya hanya mau melihat bagaimana pemain mengeluarkan kemampuannya di dalam pertandingan. Yang terpenting spiritnya,” pungkas Riedl.

Sebelumnya, pertandingan berakhir dengan kemenangan Timnas dengan skor 4-1. Meski menang telak, namun skuad Riedl masih belum menunjukan performa yang ciamik. M. Ridwan mencetak dua gol pada laga itu. Pun dengan M. Isnaini. Satu-satunya gol buat Persita, dibuat Dario Batala melalui titik putih.


Timnas Gilas Persita 4-1

Posted On 21.11 by sayah 0 komentar


Timnas membungkam Persita Tangerang 4-1, dalam laga uji coba, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (2/9). Timnas mampu unggul, meski Laskar Cisadane mendominasi pertandingan di 30 menit pertama.

Sejak peluit dibunyikan, Persita langsung menebar ancaman. Formasi 3-5-1 menjadi pilihan Pelatih Persita, Eli Idris. Memasang Brima Pepito Sanusie di depan, klub yang bermain di Divisi Utama itu tampil trengginas. Beberapa peluang tercipta di babak pertama melalui variasi serangan.

Di kubu lain, Timnas menggunakan skema 4-4-2 dengan memasang Bambang Pamungkas (Bepe) dan Yongki Ariwibowo di depan. Lini tengah diperkuat Atep, Firman Utina, Ahmad Bustomi, dan M. Ridwan. Sedangkan di belakang, Dedi Mulyadi, Ricardo Salampessy, Nova Arianto, dan Zulkifly menjadi pilihan.

Pertandingan baru berjalan 5 menit, Dedi Mulyadi langsung menusuk sektor kiri pertahanan Timnas dan memberikan umpan kepada Pepito. Sayang mantan striker Persema Malang itu, gagal memaksimalkan peluang. Sepakannya masih melambung dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Laskar Cisadane kembali membuka peluang pada menit 16, melalui aksi Dedi. Tusukannya di sektor kanan, terpaksa dihentikan bek Timnas Beni Wahyudi. Wasit pun menghadiahi tendangan bebas dan mengganjar kartu kuning kepada Beni. Tendangan bebas, berhasil ditanduk Luiz Edmundo namun masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Fery Rotinsulu.

Peluang emas buat Timnas, baru terjadi pada menit 29. Memanfaatkan umpan lambung M. Ridwan dari sektor kanan, Bambang Pamungkas melepaskan tandukan keras. Namun, bola maih melambung ke atas.

Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum (30 menit pertama). Pada pertandingan latihan ini, mekanisme pertandingan berjalan 4x30 menit. setiap 30 menit terjadi istirahat.

Masuk 30 menit kedua, Riedl mengganti beberapa pilar. Habel Satya (sayap kiri), Yesayas Desnam (belakang), Doni Siregar (gelandang), Jaya Teguh Angga (depan), dan M. Isnaini (depan).

Di babak kedua, Timnas baru bangkit. Tekanan melalui variasi serangan, dilakukan. Setelah menebar beberapa ancaman di depan gawang Persita yang dikawal kiper Rifky Mongkodompit, M. Ridwan akhirnya membuka gol pada menit 56.

Berawal dari kemelut di depan gawang, Bepe memberikan umpan matang kepada M. Ridwan yang langsung disambar dengan tendangan keras. Skor berubah menjadi 1-0.

Selang dua menit kemudian, M. Ridwan kembali mencetak angka melalui aksinya memanfaatkan umpan lambung dari tendangan sudut. M. Ridwan sukses melepaskan tendangan plessing ke kiri gawang. Skor 2-0 buat Timnas pun, bertahan hingga turun minum kedua.

Pada 30 menit ketiga, kedua tim tampak menurunkan tempo permainan. Tak banyak peluang terjadi. Bola hanya berkutat di lini tengah. Dalam catatan, hanya ada satu peluang emas yang diciptakan Timnas. Adalah M. Isnaini, yang membuka peluang itu.

Hanya berhadapan dengan kiper Rifky, striker PSPS Pekanbaru itu gagal mencetak angka. Bola hasil tendangan kerasnya, hanya bergulir di sisi kanan gawang.

Ironisnya, asik menyerang, di pengujung babak ketiga Timnas malah kecolongan. Wasit memberikan hadiah penalti setelah bek Timnas Ahmad Latif, menyentuh bola di titik putih. Striker asal Argentina, Dario Batala sukses menjadi algojo. Skor berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga jeda ketiga.

Masuk babak keempat, pertandingan berjalan ketat. Timnas mampu mengambil alih permainan. Masuk lima menit terakhir, Arif Suyono mampu mencetak 2 gol tambahan buat Timnas. Gol pertama tercipta melalui skema serangan balik cepat dan gol keduanya berasal dari tendangan bebas di sisi kanan pertahan Persita. Skor 4-1 menjadi hasil pertandingan.


IIC 2010: Sriwijaya Cukur Persib 6-0

Posted On 21.11 by sayah 0 komentar

Enlarge font
image
Selebrasi pemain Sriwijaya FC. (Arief Bagus/Bola)

Hujan gol terjadi dalam laga Inter Island Cup (IIC) 2010 antara Sriwijaya FC kontra Persib Bandung, di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Rabu (1/9). Laskar Wong Kito melumat Maung Bandung dengan skor telak 6-0. Budi Sudarsono mencetak hat-trick di babak pertama.

Sejak peluit berbunyi, tuan rumah langsung ambil permainan. Pasukan Ivan Kolev tak membutuhkan waktu lama untuk mencetak angka. Pada menit 12, gol pun tercipta melalui kaki striker anyar Budi Sudarsono, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan keras Oktavianus Maniani (Octo).

Satu menit kemudian, Budi kembali mencetak angka lewat gol spektakuler dari tendangan bebas, di sisi kiri petahanan Persib. Budi melepaskan tendangan keras dan mengecoh kiper Persib, Dedi Haryanto. Skor berubah menjadi 2-0.

Nampaknya Persib harus menyesal melepas Budi ke Sriwijaya. Pasalnya, bomber asal Kediri itu, kembali mencetak angka pada menit 23. Budi mengukuhkan hat-trick, melalui aksinya menyambar umpan datar Park Jung-hwan.

Gol terakhir di babak pertama di ciptakan Park Jung-hwan. Pemain asal Korea itu, mampu menipu Dedi, melalui tendangan keras terarah. Skor berubah menjadi 4-0 dan bertahan hingga turun minum.

Masuk 45 menit kedua, tuan rumah tak menurunkan tempo permainan. Menargetkan kemenangan dan mengejar selisih gol enam agar dapat melaju ke partai final, skuad Ivan Kolev terus menebar ancaman.

Adalah Octo yang menyempurnakan kemenangan sekaligus mengatarkan tim barunya ke babak final IIC 2010. Mantan pemain Persitara Jakarta Utara itu, mencetak dua gol kemenangan buat Sriwijaya di babak kedua. Skor 6-0 pun menjadi hasil pertandingan.

Atas hasil ini, Sriwijaya berhak melaju ke partai puncak mengahadapi juara Grup Barat, Persiwa Wamena. Partai akan digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu, (5/9).