Selasa, 07 September 2010

'Serigala' Masih Mengancam

Posted On 23.10 by sayah 0 komentar


(Claudio Villa/Getty Images)
Roma - Musim lalu AS Roma adalah tim yang paling membuat sibuk Inter Milan dalam perebutan gelar Scudetto. Musim ini "Serigala" merasa masih akan menjadi salah satu penantang papan atas.

Kekuatan Roma dapat dilihat dari pertandingan resmi pertama mereka di musim ini, saat menghadapi Inter di Piala Super Italia akhir pekan lalu. Walaupun kalah 1-3, tapi mereka bermain dominan atas La Beneamata.

"Inter skuad yang luar biasa. Cuma sedikit di dunia ini yang bermain di level itu. Dan kami membuat mereka tertahan selama satu jam," tutur kapten Francesco Totti tentang pertandingan tersebut.

"Aku rasa tim kami lebih kuat dibanding musim lalu," sambung bintang "abadi" skuad Giallorossi itu, dikutip YahooSport.

Roma memang sudah kehilangan Luca Toni yang pindah ke Genoa, tapi mereka berharap mmperoleh penyerang tak kalah bagus dalam diri Adriano. Bomber Brasil itu kembali ke Italia setelah dua tahun mudik ke negara asalnya.

"Saya masih belum dalam permainan puncak, tapi saya merasa oke. Aku cuma perlu terus bekerja," demikian penuturan mantan pemain Parma dan Inter Milan itu.

Bersama Totti, Mirko Vucinic dan Jeremy Menez, Adriano akan memberi Roma penyerang-penyerang yang berkualitas.

Tambahan lainnya di skuad asuhan Claudio Ranieri ini adalah gelandang asal Brasil, Fabio Simplicio, yang ditarik dari Palermo. Ada juga bek Guillermo Burdisso, adik kandung Nicolas Burdisso, yang musim lalu bermain di Roma dengan status pinjaman dari Inter.

Totti, yang akan berusia 34 tahun di bulan September, memiliki ambisi-ambisi besar untuk musim ini, setelah musim lalu finish sebagai runner up di bawah Inter.

"Kami sedang berusaha dan berjuang untuk gelar Seri A, dan mencoba melangkah sejauh mungkin di Liga Champions. Kalau harus memilih, saya lebih condong pada Liga Champions. Itu satu-satunya piala penting yang belum pernah saya menangi," ungkap Totti.

Setelah finish mengecewakan di peringkat keenam di musim 2008-09, Roma terus menempel Inter sampai pekan terakhir musim lalu. Mereka pada akhirnya kalah dengan selisih dua angka. Barangkali, jika mereka tidak kalah di dua pertandingan pertamanya -- yang membuat Ranieri masuk menggantikan Luciano Spalletti -- ceritanya bisa berbeda.

Roma masih berkutat dengan krisis keuangan, dan saat ini masih dalam status "dijual". Meski demikian Ranieri tetap merasa optimistis bahwa pasukannya bisa kompetitif di lapangan sepanjang musim. Ia bahkan berharap masih bisa memperoleh beberapa pemain baru sebelum bursa transfer ditutup akhir bulan ini.


Roma Terancam Sebulan Tanpa Adriano

Posted On 23.09 by sayah 0 komentar



Roma - AS Roma tidak bisa menggunakan jasa striker anyar mereka, Adriano. Pasalnya cedera memaksa pemain asal Brasil ini diperkirakan harus absen selama satu bulan.

Adriano mengalami cedera saat menjalani latihan pada hari Rabu (25/8/2010) waktu setempat.

Seperti diberitakan Football-Italia, pemain berjuluk L'Imperatore itu mengalami cedera paha kanan. Ia diperkirakan beristirahat selama empat pekan.

"Hari ini pemain yang bersangkutan mulai menjalani proses terapi dan rehabilitasi," demikian pernyataan yang disampaikan AS Roma.

Ini berarti pelatih Claudio Ranieri tidak bisa memainkan eks striker Inter Milan itu dalam laga melawan Cesena, Cagliari, Bologna, Brescia, dan Inter Milan di Seri A.

Adri juga belum bisa bermain di matchday pertama Liga Champions yang digelar pada pertengahan September. Ada pun lawan Roma di Liga Champions baru diketahui dari hasil undian yang dilakukan malam ini.


Roma Permanenkan Burdisso

Posted On 23.08 by sayah 0 komentar



Roma - Keinginan AS Roma untuk memiliki Nicolas Burdisso secara permanen akhirnya terwujud. Bek asal Argentina itu resmi dibeli Giallorossi dari Inter Milan.

"Nicolas Burdisso menandatangani kontrak selama empat tahun di Roma," demikian pernyataan Roma di situs resminya seperti yang dikutip Reuters.

Selama semusim terakhir, Roma memang meminjam Burdisso dari Inter. Setahun di sana, bek 29 tahun itu tampil di 33 pertandingan dan membantu klub ibukota itu menduduki kursi runner-up Seri A.

Untuk mendapatkan Burdisso, Roma yang tengah dalam proses penjualan dan terbelit kesulitan keuangan, harus merogoh koceknya sedalam 8 juta euro. Namun Roma beruntung karena uang itu dicicil selama tiga tahun.

Di Roma, Burdisso akan bertemu dengan adiknya, Guillermo Burdisso, yang sudah terlebih dahulu digaet dari klub Argentina, Rosario Central, pada awal Agustus kemarin.


'Sampai Totti Bukan Totti Lagi'

Posted On 23.07 by sayah 0 komentar



Roma - Usianya sudah 33 tahun tapi tahun lalu ia bahkan memperpanjang kontraknya sampai 2014. Meskipun tentu saja sudah masuk kategori 'gaek', tapi Francesco Totti belum tahu pasti kapan akan pensiun.

Totti sudah dipastikan bakal dikenang sebagai salah satu dari sedikit pemain besar yang cuma memperkuat satu klub sepanjang karirnya. Mulai membela AS Roma senior dalam usia 16 tahun, hingga kini Totti masih berada di tempat yang sama.

Selama itu sang "Pangeran Roma" sudah terlibat dalam 572 pertandingan di semua kompetisi, dengan mencetak 245 gol. Khusus di Seri A, top skorer 2006/07 itu telah mendulang 192 gol dari 443 laga.

Di kalangan pemain yang masih aktif, Totti adalah kolektor gol terbanyak. Yang terdekat dengan dia adalah Alessandro del Piero (Juventus) dengan 177 gol. Di daftar top skorer Seri A sepanjang masa, nama Totti ada di urutan keenam di bawah Silvio Piola (274), Gunnar Nordahl (225), Giuseppe Meazza (216), Jose Altafini (216), dan Roberto Bagio (205).

Pada November 2009 Totti menandatangani kontrak baru dengan Il Lupo berdurasi lima tahun, dan setelah itu ia akan dijadikan direksi klub. Jika bisa sesuai kontrak, maka bapak dua anak itu akan bermain sampai usianya hampir 38 tahun.

"Aku belum memikirkan kapan akan pensiun. Saat tidur pun aku tidak memimpikannya. Aku masih merasa sebagai pemain bola," tutur Totti dalam wawancaranya dengan La Repubblica baru-baru ini.

"Ketika sudah merasa aku bukan diriku lagi, dan tak bisa berbuat seperti yang bisa kulakukan saat ini, maka aku orang pertama yang akan lempar handuk," sambungnya.

"Aku tak ingin berakhir di bangku cadangan, pemain yang cuma bermain 10 pertandingan dalam satu musim. Begitu aku merasa bukan lagi Totti, aku akan mundur dari semuanya. Tentu saja, aku berharap itu terjadi tidak terlalu lama."

Sepanjang karirnya Totti bukannya tak pernah punya kesempatan bermain di klub lain. Ia pernah diincar banyak klub besar termasuk Inter Milan, Real Madrid dan Manchester United. Tapi sampai saat ini kedua kakinya masih menjejak rumput stadion Olimpico.

"Aku tak pernah menyesal bertahan di kota dan tim yang selalu aku dukung. Ini tidak mudah. Sering ada pro dan kontrak pada situasi ini," ulas Totti.

"Keuntungan yang aku miliki adalah, aku tahu semua hal sampai ke hal-hal kecil di lingkungan ini. Salah satu kerugiannya adalah, aku selalu jadi pusat perhatian. Tapi aku bangga pada pilihanku ini. Aku melakukannya dengan hati dan otak."