Kamis, 19 Agustus 2010

Darko sebut 13 pemain yang akan di kontrak

Posted On 23.36 by sayah 0 komentar

18 Aug 2010 03:08 PM

Pelatih Persib Bandung Daniel Darko Janackovic akhirnya menyebut nama 13 pemain yang akan direkrut untuk memperkuat Maung Bandung musim depan. Dari 13 nama tersebut hanya ada satu pemain asing yakni Vagner Luis de Oliveira Marins. Selain itu ada dua pemain muda yang direkomendasikan untuk direkrut.


Kepada wartawan sesudah memimpin latihan di Lapangan Brigif Cimahi, Rabu (18/8) sore, Darko menyebutkan nama-nama pemain yang akan dikontrak. Mereka yang direkomendasikan dikontrak adalah Markus Haris Maulana, Cecep Supriatna, Dedi Haryanto, Maman Abdurahman, Vagner, Nova Arianto, Wildansyah, Abdul Rahman, Eka Ramdani, Atep dan Airlangga Sutjipto.

"Dan dua pemain muda. Yaitu yang memakai nomor punggung 25 dan 26," sebut Darko. No 25 saat latihan digunakan oleh Jejen Zaenal Abidin eks pemain Persib U-21 yang tahun lalu membela Persikabo Kabupaten Bogor di Divisi Utama. Sedangkan No 26 digunakan oleh Dias Angga Putra pemain muda dari Persib U-21.

Saat ditanya tentang Siswanto, Darko belum bisa memastikannya. "Siswanto no. Sebelas pemain ditambah dua pemain muda itu yang akan dikontrak. Mengenai dua pemain muda tersebut, mereka pemain yang bagus," puji Darko. Kontrak menurutnya akan ditandatangani dalam satu sampai dua hari ini.

Menurutnya, pengumuman nama-nama pemain ini merupakan yang pertama. Sebelum Persib menjalani turnamen Inter Island Cup 2010 Darko akan mengumumkan lagi nama-nama pemain yang akan direkrut


Selasa, 18 Mei 2010

Memperbaiki kerusakan Sistem Komputer akibat Virus

Posted On 22.47 by sayah 0 komentar

Memperbaiki kerusakan Sistem Komputer akibat Virus

Komputer yang pernah terkena virus, malware dan sejenisnya biasanya banyak fitur yang tidak berjalan normal (sistem/windows mengalami kerusakan). Misalnya Task Manager, Run, Command prompt yang tidak bisa berjalan, dan kadang sampai file-file tertentu seperti EXE, COM dan lainnya juga tidak bisa dijalankan.
Kerusakan semacam itu biasanya bisa diperbaiki baik manual, menggunakan CD Windows atau dengan software pihak ketiga.


Jika kita mempunyai CD master windows, dan kerusakan cukup parah, biasanya masih bisa diatasi dengan memanfaatkan fitur Repair (baca : Cara me-repair (memperbaiki) Installasi Windows XP )
Kali ini akan dibahas cara memperbaiki sistem windows yang rusak baik disebabkan oleh malware, virus dan sejenisnya atau sebab lainnya dengan Program System Repair Engineer (SREng).
System Repair Engineer (SREng)
System Repair Engineer (SREng) merupakan sebuah program kecil (kurang dari 2 MB), portable dan gratis (free) yang di kembangkan oleh KZTechs.COM webmaster, Smallfrogs ( telah memperoleh penghargaan Microsoft Most Valuable Professional (MVP) for Windows Shell – di China dari 2004-2008). Program ini ditujukan untuk mendeteksi berbagai permasalahan umum sistem dan kerusakan umum yang biasanya disebabkan oleh virus komputer.

Untuk tingkat ahli (advance), program ini dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai permasalahan dan memperbaiki sendiri. Sedangkan untuk pengguna biasa (awam), terdapat fungsi Smart Scan untuk memeriksa komputer dan menghasilkan report (laporan) sehingga disimpan untuk selanjutnya bisa di analisa dan diperiksa oleh orang yang lebih ahli.
Meskipun begitu, terdapat berbagai fitur yang langsung dapat digunakan meski oleh kebanyakan pengguna komputer. Berikut penjelasan beberapa fitur dan fungsinya yang bisa kita manfaatkan.
Boot Items
Menampilkan daftar program atau aplikasi apa saja yang otomatis berjalan ketika windows booting, baik dari registry ( termasuk item yang tersembunyi, UserInit dan lainnya), Folders, Task Scheduled, Services dan Boot.ini. Jika melihat adanya program yang aneh (mencurigakan), maka kita bisa menon-aktifkannya dengan cara menghilangkan tanda cek-nya.

Setelah di dihilangkan tanda cek, maka klik tombol Refresh, untuk memastikan bahwa pengubahan telah tersimpan. Jika ternyata tanda cek kembali muncul atau muncul daftar baru dengan nama yang lain, merupakan indikasi kuat bahwa komputer sedang terinfeksi virus atau malware lainnya ( sebaiknya komputer/hardisk di scan baik dengan Bootable CD, virus scanner portable, atau memindah Hardisk di komputer lain dan discan dari sana).
System Repair

Di menu ini ada beberapa fungsi terpisah, diantaranya adalah :
File Association
Menampilkan status ekstensi file-file umum seperti : .TXT, .EXE, .COM, .PIF, .REG, .BAT, .SCR, .CHM, .VBS dan lainnya. Jika Status tidak menunjukkan “Normal” atau kita tidak bisa menjalankan file dengan salah satu ekstensi tersebut, maka kita bisa memperbaiki dengan memilih ekstensi file yang bermasalah dan klik Repair.
Windows Shell/IE
Di bagian ini, kita akan melihat daftar-daftar pengaturan windows (setting) yang biasanya diubah/dirusak oleh virus, seperti :
• Menu Start/Run tidak aktif
• Registry Editor (regedit.exe) tidak bisa dibuka
• Command Prompt, wallpaper, Control Panel tidak bisa diakses.
• Drive di My Computer tidak terlihat
• Tombol Log off tidak muncul
• Menu “file” di windows Explorer tidak tampil
• Icon di desktop tidak tampil
• Folder Options tidak bisa diaktifkan
• Tombol search (pencarian) tidak tampil
• Windows Explorer atau system tray tidak bisa di klik kanan
• Untuk menampilkan files yang tersembunyi (Hidden files)
• Berbagai tampilan menu di Internet Explorer yang tidak muncul
• berbagai pengaturan lainnya
Untuk memperbaiki setting diatas, pilih dari daftar yang ada dan klik Repair.
Browser Add-ons
Menampilkan daftar plugins/add-ons (fitur tambahan) yang berjalan dengan web browser yang digunakan. Kita dapat melihat informasi detail, menyembunyikan atau menghapus add-on yang tidak diinginkan.
HOSTS File
Hosts file merupakan daftar host name dan mapping alamat IP. Misalnya terdapat baris sebagai berikut :
127.0.0.1 localhost
Berarti ketika kita mengetikkan localhost di web browser akan di mapping ke alamat IP 127.0.0.1. Untuk informasi selengkapnya bisa melihat http://support.microsoft.com/?id=108295
File ini bisa diubah oleh spyware atau malware agar ketika menulis alamat web tertentu sebenarnya dialihkan ke alamat IP yang tidak benar.
Winsock Provider
Akan menampilkan daftar Windows Socket API (Winsock), yang menangani masalah akses jaringan, terutama TCP/IP.
Di menu ini terdapat fitur “Reset All to default values”, yang dapat dimanfaatkan jika koneksi internet tidak bisa berjalan seperti sebelumnya (bermasalah) atau ketika tiba-tiba kita tidak bisa browsing, mengirim email atau operasi jaringan lainnya, padahal koneksi internet berjalan normal.
Tetapi ketika koneksi jaringan berjalan baik dan kita bisa browsing, mengirim email atau mengerjakan operasi jaringan lainnya, tidak disarankan untuk di Reset. Selengkapnya tentang Winsock
Advanced Repair
Terdapat dua pengaturan di menu ini, yaitu Recommended Fix Level dan Powerful Fix Level. Ada juga tombol untuk me-Reset Winsock, memperbaki Safe Mode dan Melakukan Scan API Hook ( tingkat lanjut).
Smart Scan
Smart scan akan melakukan scan komputer menghasilkan laporan secara detail tentang sistem komputer yang selanjutnya bisa digunakan oleh orang yang lebih ahli untuk memeriksa dan mengatasi permasalahan komputer.



Extensions
SREng mendukung tambahan fitur yang bisa ditambahkan secara terpisah (bisa juga membuat tambahan/plugins sendiri). Di Halaman Download SREng disertakan beberapa plugins seperti :
• NTFS Stream Scanner, untuk memeriksa format NTFS dari adanya data berbahaya
• Windows Shell Menu Manager, untuk mengatur windows shell menu seperti menu ketika klik kanan desktop dan lainnya.
• File Figital Sign Verify, mengetahui dan verifikasi digital signature sebuah file.
• Network Activity Monitor, memonitor aktivitas/status jaringan dan memberikan informasi detail tentang koneksi tersebut.

Satu hal yang mungkin agak kurang adalah belum adanya file bantuan (manual) yang berbahasa Inggris, adanya dalam bahasa China dan itupun masih membahas versi 2.5. Terlepas dari hal itu, program ini sangat bermanfaat dan bisa berjalan di sistem operasi : Windows 98SE, ME, 2000, XP 32bit, Server 2003 32bit, Vista 32bit, Server 2008 32bit.
.


Membuat Virus Worm Dengan Sangat Mudah

Posted On 22.46 by sayah 0 komentar

Membuat Virus Worm Dengan Sangat Mudah
Tentu temen2 inget pada bulan Februari 2001, populernya seorang petenis Rusia “Anna Kournikova”. Karena kepopuleran petenis tsb, dimanfaatkan oleh seseorang dengan membuat worm “Anna Kournikova” Worm yg menginfeksi Windows beserta Outlook, dan mengirim sendiri pesan virus ke seluruh email yang terdapat pada address book.
Worm ini menggunakan attachment email yg menyertakan file .jpg (foto petenis tersebut). Disini saya akan menggunakan software “VBS Worm Generator” alias software yg mampu membuat suatu worm. Software ini dibuat oleh hacker Argentina (18 tahun). VBS Worm Generator hanya boleh digunakan untuk belajar, bukan untuk merugikan orang lain.
http://www.virii.com.ar


donlot softwareX:
http://groups.yahoo.com/group/virologi/files/SOFTWARE/VBSWG_Beta.zip
http://groups.yahoo.com/group/virologi/files/SOFTWARE/p0kes_WormGen_2.2.zip
Semoga Bermanfaat.
Sebelum anda mendownload software tersebut, join terlebih dahulu di forum yang menyediakan software pembuat virus tersebut.



Konfigurasi bios

Posted On 22.42 by sayah 0 komentar

Konfigurasi bios

Supaya komputer anda dapat berfungsi optimal, maka setting dalam BIOS juga harus dikonfigurasikan secara optimal, karena bila setting BIOS dikonfigurasikan secara salah, walaupun konputer anda tetapi dapat berfungsi dengan baik, tetapi bisa jadi kinerjanya lebih lambat. Berdasarkan pengalaman pribadi saya, komputer dengan konfigurasi BIOS yang optimal dapat berjalan lebih stabil dan konerjanya sekitar 10-15% lebih cepat daripada komputer yang BIOSnya tidak terkonfigurasi secara optimal.

Tetapi, sangat disayangkan, para produsen dan perakit komputer di Indonesia cenderung mengkonfigurasikan BIOS seadanya, selama komputer hasil rakitan mereka dapat bergungsi dengan semestinya. Bahkan, diantara teman-teman saya ada yang belum pernah tahu apa itu BIOS, diantaranya baru sadar adanya setting BIOS ini setelah mereka harus menampahkan peralatan baru ke komputer mereka.
Melihat dari kondisi tersebut, maka disini saya mencoba untuk membahas tentang bagaimanakah pengaturan BIOS itu seharusnya. Apa yang harus dilakukan saat peralatan dalam komputer kita mengalami konflik, dan bagaimana cara untuk mengkonfigurasikan BIOS secara otimal sehingga kita dapat bekerja lebih cepat.
Saya memilih AWARD BIOS sebagai acuan dalam pembahasan kali ini karena selain saya juga menggunakan AWARD BIOS, saya lihat sebagian besar komputer yang beredar di Indonesia, khususnya konputer rakitan, menggunakan bios ini. Bagi anda yang menggunakan BIOS selain AWARD, seperti AMIBIOS, Phoenix BIOS, dan jenis bios yang lain, dapat tetap mencoba mengikuti karena sebagian besar BIOS memiliki setting yang kurang lebih hampir sama.
Pertama-tama, untuk masuk ke BIOS, anda dapat mereset komputer anda dan pada tampilan Power On Self Test (POST) anda dapat menekan tombol atau kombinasi tombol yang disebutkan, biasanya DEL, F1, CTRL+ALT+S, CTRL+ALT+ESC, dsb, untuk masuk ke dalam setting BIOS.
Berikutnya anda akan melihat tampilan pembuka dari BIOS anda beserta menu-menu yang terdapat didalamnya. Menu-menu ini biasanya terdiri dari :
CPU Soft Menu - Hanya terdapat pada jenis-jenis motherboard yang jumperless (tanpa jumper), digunakan untuk mengkonfigurasikan bus clock(FSB), multiplier, tipedan tegangan prosessor.
Standard CMOS Setup - Untuk konfigurasi waktu, tanggal, floppy disk, dan harddisk terpasang.
BIOS Features Setup - Berisi setting untuk urutan booting, konfigurasi keyboard, dsb.
Integrated Peripherals - Berisi setting untuk interface serial, paralel, IDE, dan perangkat onboard.
Chipset Features Setup - Isi menu ini biasanya berbeda tergantung jenis chipset yang digunakan. Disini anda dapat mengkonfigurasikan timing memori yang tepat sesuai jenis memori anda.
Power Management Setup - Disini anda dapat mengatur tindakan penghematan energi pada komputer anda.
PCI/PnP Configuration- Menu ini amat berguna jika anda mengalami konflik resources untuk perangkat Plug and Play (PnP).
Load BIOS Default - Berguna untuk mengembalikan settung standar BIOS untuk kompatibillitas dan stabilitas sistem.
Load Setup Default- Pengaktifan ini akan menghasilkan konfigurasi dengan kinerja yang lebih baik dibanding BIOS default tetapi terkadang mengorbankan kompatibilitas.
Supervisor Password - Berguna untuk mengamankan PC dan BIOS anda dari tangan jahil.
User Password - Pengguna dengan password ini hanya dapat menggunakan komputer saja, tidak dapat mengubah setting BIOS.
IDE HDD Auto Detection - Berguna untuk mendeteksi parameter harddisk IDE secara otomatis.
Sekarang mari kita lihat isi masing-masing menu beserta cara mengkonfigurasikannya.